Portal Makes Blogging Cool Again

We all knew it wouldn't be gone for long. Blogging is back and a better way than ever to elevate your business or personal brand.

Sriwijaya Air Tunda Kedatangan 2 Pesawat Baru karena Pemilu

sriwijayaPesawat dari Maskapai Sriwijaya Air terpaksa menunda kedatangan 2 pesawat baru milik mereka yang bernama Boeing 737-800 dimana dijadwalkan datang pada April ini hingga dua bulan ke depan.

Toto Nursatyo pun selaku Direktur Komersial Sriwijaya Air menuturkan bahwa penundaan pengiriman pesawat terpaksa dilakukan karena pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2014. “Apabila sedang Pemilu, tidak ada yang mau datang maka dari itu kami tunda,”

Toto pun menambahkan, saat ini perusahaan telah memiliki 38 armada pesawat jika ditotal. Penambahan dua pesawat baru ini dilakukan terkait pengembangan rute penerbangan.

Pengembangan rute penerbangan ini meliputi rencana untuk membuka dua rute internasional ke China dengan tujuan Chengdu, Nanking dan Shenzen.

Toto menyatakan “Rute kita untuk ke China saat ini terbang 3 kali, seminggu kemudian akan terbang lagi ke Chengdu dan Nanking, Shenzen. Karena hal inilah dibutuhkan 2 pesawat baru.”

Akibat penundaan pengiriman pesawat ini, secara tidak langsung penambahan rute penerbangan ke China tersebut juga ikut menjadi tertunda. Namun kendala ini dinilai tidak terlalu berdampak buruk bagi planning Sriwijaya Air ke depan.

Kemenhub hukum 3 maskapai kecelakaan di Juanda

kemenhub-hukum-3-maskapai-kecelakaan-di-juandaTerjadi kecelakaan buruk pada saat akhir bulan lalu, kecelakaan ini terjadi di bandara Juanda Surabya dan menyebabkan tiga maskapai penerbangan Indonesia terkena imbasnya. Maskapai yang dirugikan tersebut adalah Lion Air, Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia.

Herry Bakti selaku Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, menyatakan kejadian tersebut terjadi di waktu yang berselang dekat akhir bulan 2014 lalu.

Herry pun menjelaskan ” itu kejadiannya pertama Sriwijaya salah landing bukan di runway melainkan di taxiway, Lion Air mengalami hard landing sedangkan pesawat milik Garuda Indonesia pecah ban. Dan semua itu terjadi hampir berdekatan antara kejadian satu dengan yang lain.”

Karena kejadian ini, menurut Herry, maskapai Lion Air dan Sriwijaya telah mendapatkan sanksi. Sanksi pelarangan terbang sementara dialami pilot Sriwjaya Air yang salah mendaratkanpesawat. Sedangkan, untuk Lion Air, masih belum jelas karena keengganan Herry secara gamblang.

“Apabilan pesawat Garuda itu pecah ban kita evaluasi, di Jakarta bannya sudah pecah, dan dia landing dengan ban pecah. Akan kita evaluasi terlebih dulu,” ungkapnya.

Herry pun menyatakan bahwa pihaknya akan selalu melakukan pengawasan yang ketat terhadap setiap maskapai dalam melakukan tugas mereka. Pengawasan yang dilakukan pun bermacam-macam, mulai dari audit surveillance hingga inspeksi yang mendadak.

“Dari sisi kita pun pengawasannya pun akan tetap berjalan. Sistem pengawasannya pun berbeda tidak day to day. Setiap perusahaan maskapai, memiliki audit internal dan kitapun juga akan meng-audit internal perusahaan mereka itu. Kita pun juga mengawasi dengan adanya inspeksi dari otoritas bandara yang melaporkan kejadian-kejadian,” sambungnya.

Dirjen ini pun meyakinkan kami bahwa pihaknya selalu menegur perusahaan yang tidak mengikuti aturan main terkait keamanan penumpang dan pesawat. “pengawasan kami bukanlah berarti berarti kami pelototin setiap hari. Dalam perusahaan itu memiliki inspektor pengawasan, kami disini akan mengawasi inspektornya itu berjalan atau tidak,” tutupnya.

Penumpang Sriwijaya terlantar di bandara sejam lebih

Terjadi masalah ketika penumpang mau berangkat dari Malang ke Jakarta dengan maskapai Sriwijaya Airline. Gangguan penerbangan dialami maskapai Sriwijaya Air bernomor SJ0249 dimana para penumpang terpaksa turun dari pesawat karena pendingin atau AC pesawat tiba-tiba mati total.

Sebelum turun, pramugari telah member instruksi keselamatan, setelah itu tiba-tiba pesawat kemudian menjadi panas karena AC pesawat mati,

Akibat AC yang mati tersebut, maka seluruh penumpang sriwijaya air terpaksa turun kembali. Karena kejadian ini, puluhan penumpang maskapai ini masih berjejal menunggu di Bandara Abdul Rachman Saleh, kota Malang.

Salah seorang penumpang pun menyatakan “kita sudah menunggu sejak jam 14.50 tadi hingga sekarang hampir sejam lebih. Karena kejadian ini, rapat saya yang diadakan jam 6 sore harus ditunda dan diatur ulang” tambahnya lagi.

Sampai saat ini belum ada informasi terkait penerbangan mereka dengan tujuan Jakarta. Penyesalan dan rasa kesal di hinggapi para penumpang karena dari pihak Sriwijaya sendiri pun tidak ada informasi dan kompensasi.

Salah satu penumpang pun berkata “kami masih menunggu, tidak tahu mau dibawa ke mana atau ikut penerbangan maskapai lain, masih belum ada kejelasan dari pihak Sriwijaya. Kata mereka sih tunggu perbaikan selesai,” tutup penumpang tersebut.

Gunung Kelud meletus, 50 Penerbangan Sriwijaya Air dibatalkan

Sebanyak 50 penerbangan telah dibatalkan oleh pihak Sriwijaya Air akibat erupsi Gunung Kelud. Pasca letusan, abu vulkanik dari gunung Kelud menutupi jarak pandang di runway Bandara Juanda Surabaya, Adi Sucipto di kota Solo, Adi Soemarmo di kota Jogjakarta dan Malang, menyebabkan penerbangan dari Sriwijaya Air juga seluruh maskapai dari tiga bandara tersebut terpaksa dibatalkan sampai beberapa waktu yang tidak dapat diperkirakan.

Agus Soedjono, selaku Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air menyatakan penerbangan dari dan menuju Surabaya total sebanyak 32 penerbangan. Terdapat 6 penerbangan Dari dan menuju Malang, ada total 6 penerbangan maskapai Sriwijaya air dari Solo. Dan yang terakhir 6 penerbangan dari dank e Jogjakarta. Sehingga total ada 50 penerbangan karena aktivitas Gunung Kelud.

Bersamaan dengan kebijakan pembatalan penerbangan ini, pihak Sriwijaya Air akan melakukan pemesanan ulang tiket pesawat terkait penerbangan yang dibatalkan hari ini. Akibat dari meletusnya gunung ini, banyak pasir yang beterbangan dan menutupi langit dan juga jalan-jalan terdekat gunung tersebut. Jadi, cara terbaik untuk mencapai Solo, Jogjakarta, dan Surabaya adalah dengan menggunakan jalur darat seperti travel dan Bus.

Sriwijaya Air Siapkan 6.900 Kursi Tambahan Jelang Long Weekend

Untuk mengatasi lonjakan penumpang yang biasanya meningkat pada liburan panjang, maka pihak Sriwijaya Air bersama NAM Air telah menyediakan layanan penerbangan tambahan untuk memberikan fasilitas bagi para penumpang.

Dari total seluruh penerbangan tambahan tersebut, telah didata mampu menanggung 6.900 kursi penumpang. Khusus untuk Sriwijaya Air, melayani penerbangan tambahan untuk beberapa rute meliputi Denpasar – Dili PP, Jakarta – Tanjung Pandan PP, Surabaya – Semarang PP, Surabaya – Makassar PP, dan terakhir Jakarta – Malang PP.

Sesuai dengan permintaan para pelanggan setia Sriwijaya, penerbangan tambahan ini telah dibuka sejak awal April untuk rute penerbangan Denpasar – Dili Pulang Pergi. Dengan adanya penerbangan tambahan tersebut, maka rute penerbangan Sriwijaya Air dari Denpasar – Dili PP yang awalnya hanya dilayani satu kali sehari, berubah menjadi dua kali sehari.

Untuk jadwal keberangkatannya, berangkat dari Denpasar pukul 08.00 WITA dan akan tiba di Dili pada pukul 10.55 WITA. Sedangkan penerbangan dari Dilli berangkat pada pukul 11.35 WITA dan tiba di Denpasar pada pukul 12.20 WITA.

Disamping itu, untuk rute penerbangan dari Jakarta – Tanjung Pandan pulang pergi dimana sebelumnya dilayani empat kali penerbangan sehari, untuk liburan panjan, akan dilayani menjadi lima kali sehari, dan pada puncaknya dilayani enam kali sehari.

Selanjutnya, untuk rute penerbangan Sriwijaya Air rute Jakarta – Malang pulang pergi yang semula dilayani tiga kali sehari, akan menjadi lima kali sehari.Jadwal penerbangan tambahannya yakni berangkat dari Jakarta pukul 07.30 WIB, tiba di Malang pukul 09.00 WIB.

Jadi apabila anda ingin berlibur, gunakanlah sriwijaya air dengan fasilitas yang nyaman dan aman juga yang pasti dengan harga murah.